Workshop Pengembangan Prodi HES: Rumusan Rumpun Keilmuan dan Relevansi Mata Kuliah Hukum Ekonomi Syariah.

HES. Senin (30/10) Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syari’ah dan Hukum mengadakan Workshop Pengembangan internal Prodi HES di Hotel Aveon Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh dosen-dosen Prodi HES dan juga perwakilan dari mahasiswa HES angkatan 2020. Dr. Gusnam Haris, M.Ag., selaku Kaprodi HES menyatakan bahwa kegiatan ini menyangkut masa depan Prodi HES terlebih pengembangan ini bertujuan untuk mengevaluasi mata kuliah di Prodi HES.

“Evaluasi pembelajaran dan perkuliahan sangat diperlukan baik untuk Prodi dan Dosen pengempu mata kuliah, agar bisa sejalan dengan arah tujuan Prodi HES“, ujar Dr. Gusnam Haris, M.Ag.. di hadapan para dosen dan perwakilan mahasiswa HES.

Agenda ini membahas dua persoalan penting yaitu rumusan rumpun keilmuan dan relevansi mata kuliah HES. Agenda ini menjadi kesempatan para mahasiswa untuk mengungkapkan penilaian-penilaian mereka selama duduk di bangku kuliah selama tujuh semester secara langsung di hadapan Prodi dan dosen-dosen HES. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi proses belajar-mengajar dan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang disampaikan oleh mahasiswa terkait pembelajaran dan mata kuliah yang dirasa kurang memberi progresifitas mahasiswa.

Selain itu, Dimas selaku perwakilan mahasiswa berharap agar para dosen bisa memberi motivasi untuk para mahasiswa HES untuk bisa berkompetisi, karena menurutnya sangat jarang dosen memberi motivasi ke mahasiswa untuk bisa berkompetisi di ajang-ajang nasional maupun internasional.

"Kami butuh motivasi dan dorongan dari bapak/ibu dosen agar bisa memotivasi para mahasiswa di ajang-ajang perlombaan atau kejuaraan, terlebih bagi adik tingkat kami". Ujar Dimas.

Di akhir acara, Hashfi Luthfi, M.H.,selaku Sekprodi HES menyatakan bahwa agenda ini butuh follow up dan juga merapatkan kembali dengan para dosen HES agar semua masukan bisa terlaksana dengan baik. (ua/tim)