Prodi HES UIN Sunan Kalijaga Lepas Mahasiswa Magang Profesi Keadvokatan ke Berbagai Lembaga Hukum Mitra
Yogyakarta, 1 Juni 2026 – Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kegiatan Pelepasan Mahasiswa Magang Profesi Keadvokatan yang bertempat di Ruang Teatrikal Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (1/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan program tridharma perguruan tinggi sekaligus implementasi pembelajaran berbasis praktik guna memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang hukum.
Program magang profesi keadvokatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai lembaga dan kantor hukum mitra, yaitu Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK Yogyakarta, Rumah Bantuan Hukum Yayasan AFTA Yogyakarta, LBH Sembada, LBH Samber Nyawa, LBH Ram & Partners, Aljaen Law Office, LBH Tentrem, LBH JLAMB, LBH JRJ, LBH PERADI, LBH Jogjalawkarta, LBH Sikap, LBH Bangkit, Kantor Hukum Jiwa Nugroho, S.H., M.H. & Partners, Kantor Hukum Pardani & Partners, serta Kantor Hukum Agung & Partners.
Kegiatan magang ini dirancang sebagai sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktik secara langsung di dunia hukum setelah selama perkuliahan mempelajari berbagai teori, konsep, dan metodologi hukum. Melalui keterlibatan langsung dalam penanganan perkara, pendampingan hukum, penyusunan dokumen hukum, serta berbagai aktivitas profesional lainnya, mahasiswa diharapkan mampu memahami dinamika praktik hukum yang sesungguhnya.
Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, A. Hashfi Luthfi, M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga mitra yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada mahasiswa HES untuk belajar secara langsung di lingkungan profesional. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teori di ruang kelas, tetapi juga oleh kemampuan mahasiswa mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam praktik nyata.
“Magang profesi keadvokatan merupakan bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi lulusan. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami hukum secara normatif, tetapi juga harus mampu melihat bagaimana hukum bekerja dalam praktik, bagaimana memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat, serta bagaimana menjaga integritas dan profesionalisme sebagai calon praktisi hukum,” ujar A. Hashfi Luthfi.
Lebih lanjut, beliau berpesan kepada seluruh peserta magang agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal dengan menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan etika profesi yang baik. Mahasiswa juga diminta untuk menjaga nama baik almamater, membangun komunikasi yang positif dengan para pembimbing di lembaga mitra, serta aktif belajar dari berbagai pengalaman yang ditemui selama masa magang.
“Jadilah pembelajar yang rendah hati. Serap sebanyak mungkin pengalaman dari para advokat, pendamping hukum, dan praktisi yang ada di lembaga tempat magang. Jaga integritas, etika, dan profesionalisme karena itulah modal utama yang akan menentukan keberhasilan Saudara di dunia kerja nantinya,” pesannya.
Melalui program magang profesi keadvokatan ini, Prodi Hukum Ekonomi Syariah FSH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berharap mahasiswa memperoleh pengalaman praktis yang memperkuat kompetensi akademik dan profesional mereka. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Prodi HES dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi di berbagai bidang profesi hukum, baik sebagai advokat, konsultan hukum, mediator, maupun profesi hukum lainnya di masa mendatang.