Ciptakan Mahasiwa yang Kompeten, Prodi Hukum Ekonomi Syariah Adakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Sertifikasi Bidang Kenotariatan

Agung Wibowo, S.H., M.Kn. Mengisi Acara Kenotariatan
Selasa, (12/07).HES. Dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah mengadakan Pelatihan Kenotariatan Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Acara yang dihadiri langsung oleh 108 mahasiswa tersebut dimulai jam 08.00 sampai dengan 16.00 WIB, yang bertempat di Ruang Treatikal Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pada pelatihan kenotariatan tahun ini, bertindak sebagai narasumber adalah Bapak Agung Wibowo, S.H., M.Kn. selaku notaris di Kantor Notaris Agung Wibowo, S.H., M.Kn dan Bapak Rahadyan Ibnu Santoso, S.H. selaku notaris dari Kantor Sir Law Firm.
Diadakannya pelatihan kenotariatan ini, tidak lain dimaksudkan untuk lebih memperkuat kompetensi mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah sesuai dengan wilayah keilmuannya. Secara akademik, mahasiswa telah mengambil beberapa teori dasar hukum umumnya dan juga hukum ekonomi syariah. Oleh karena itu, pelatihan ini ditujukan untuk mempertemukan antara teori-teori perkuliahan yang sudah dipelajari di bangku kuliah dengan praktik di bidang kenotariatan langsung dan sebagai bekal mahasiswa ketika memasuki dunia kerja. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk membuka cakrawala bagi mahasiswa yang tertarik dan ingin terjun dalam dunia Kenotariatan.
Dalam kegiatan pelatihan yang berlangsung, narasumber secara estavet menyampaikan materi-materi kenotariatan dengan baik dan mudah dipapahami oleh mahasiswa. Materi tersebut antara lain, yaitu cara pembuatan akta notariil, prosedur pengurusan akta, perbedaan akta otentik dengan akta dibawah tangan, peluang dan tantangan menjadi notaris dan bidang kenoktariatan secara luas. Selain itu, narasumber juga memberikan motivasi kepada mahasiswa yang hadir untuk melihat peluang yang besar kalau akan berkiprah di bidang kenotariatan di Indonesia saat ini. Peluang ini sekaligus tantangan untuk lebih semangat dalam belajar dan mampu menggali potensi diri untuk masa depan yang lebih baik. (GH/Tim)