Pelatihan Profesi Kenotariatan oleh Prodi HES bekerjasama dengan Kantor Notaris dan PPATK

Sabtu, 18 November 2023, sejumlah 108 mahasiswa angkatan 2021 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah mendapatkan materi pelatihan kenotariatan dari para praktisi kenoatriatan. Pelatihan Peningkatan Komptetensi Mahasiswa dalam Bidang Kenotariatan ini merupakan rangkaian dari peningkatan kompetensi mahasiswa yang rutin diadakan setiap tahunnya, dan sekaligus merupakan realisasi kerjasama Prodi HES dengan para notaris. Tahun ini Program Studi Hukum Ekonomi Syariah sebagai penyelenggara kegiatan menghadirkan tiga praktisi Kenotariatan, Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah Agung Wibowo, SH., M.Kn dari Kantor Notaris dan PPAT Agung Wibowo di Yogyakarta, Pejabat Pembuat Akta Tanah Devendra Dovianda Priyono, S.H., M.Kn dari Kantor PPAT Devendra Dovianda Priyono S.H., M.Kn di Kabupaten Purworejo, dan Ibu Lusia Nia Kurnianti, S.H., M.H seorang Konsultan Hukum Perancangan Kontrak di DIY. Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini diawali dengan pembukaan, kemudian pemaparan materi kenotariatan dari para praktisi, dan simulasi pembuatan sebuah kontrak. Dalam pembukaan acara, Kaprodi Hukum Ekonomi Syariah, Dr. Gusnam Haris, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara pelatihan kenotariatan ini diperlukan bagi mahasiswa untuk mendapatkan informasi penting akan bagaimana luas dan pentingnya ilmu kenotariatan dan betapa besarnya potensi peluang kerja di bidang kenotariatan bagi alumni yang bergelar sarjana hukum. Pelatihan ini juga sekaligus sebagai materi awal bagi mahasiswa sebelum mereka mendapatkan pembibingan intensif kenotariatan dalam perkuliahan dan praktik selama satu semester berikutnya. Pelatihan yang berlangsung di Ruang Treatikal Gedung Kuliah Terpadu UIN Sunan Kalijaga ini diikuti dengan senang, santai tapi serius oleh mahasiswa peserta. Peserta mendapatkan berbagai ilmu dasar kenotariatan dari praktisi dan juga pengalaman-pengalaman mereka dalam bidang kenotariatan. Notaris Agung Wibowo S.H., M.Kn menyampaikan materi tentang apa dan bagaimana notaris, kewenangan notaris dalam pendirian badan usaha, serta bagaimana luasnya peluang untuk berprofesi sebagai notaris di Indonesia. Sementara PPAT dari Purworejo, Devendra Dovianda Priyono, S.H., M.Kn menyapa peserta dengan materi lebih jauh tentang proses menjadi notaris serta memberikan contoh tentang akta otentik dan akta di bawah tangan yang merupakan bagian dari sesuatu yang selalu dilakukan oleh seorang notaris. Adapun Ibu Lusia Nia Kurnianti, S.H., M.H menyampaikan materi tentang pemahaman sebuah kontrak dan aspek-aspek hukumnya. Di akhir sesi peserta diberikan simulasi sederhana membuat sebuah kontrak, selain didampingi pemateri para peserta juga didampingi oleh staf dari Kantor Notaris dan PPAT Agung Wibowo Yogyakarta, sehingga seluruh peserta dapat merasakan aura sebagai notaris dalam satu hari pelatihan tersebut. Pelatihan satu hari ini pasti menjadi bekal yang berharga bagi peserta, yang akan mendalami materi kenotariatan dalam perkuliahan mereka berikutnya. (admin/panitia).